Menuju Borobudur

 2016, News

Candi Borobudur terletak di Desa Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Satu hal sederhana, namun menurut saya sangat menjadi hal yang miris dan sangat disayangkan adalah ketika masyarakat memiliki anggapan bahwa Candi Borobudur berada di propinsi DI Yogyakarta. Secara astronomi dan geografis sangat jelas bahwa Candi Borobudur terletak di Jawa Tengah. Mungkin hal ini dikarenakan mayoritas kunjungan ke Candi Borobudur didahului dengan kunjungan di Yogyakarta dan masih minimnya promosi wisata Jawa Tengah untuk mengenalkan Candi Borobudur sebagai salah satu icon Visit Jawa Tengah.

Candi Borobudur merupakan Situs Warisan Dunia Nomor 592 yang ditetapkan oleh UNESCO pada tahun 1991. Status Candi Borobudur yang sebelumnya disebut-sebut sebagai Tujuh Keajaiban Dunia dan kemudian ditetapkan oleh UNESCO sebagai Warisan Dunia ini memicu reaksi yang kontradiktif dari masyarakat pada awal mulanya, masyarakat beranggapan dan menolak ketika Candi Borobudur tidak lagi sebagai Tujuh Keajaiban Dunia. Bahkan sampai saat ini, masih banyak pula yang menanyakan mengenai status tersebut.

Sedikit tanggapan terkait hal itu, penetapan Tujuh Keajaiban Dunia dilakukan melalui pemungutan suara yang secara keseluruhan jumlah suaranya lebih dari 100 juta voting terhadap situs-situs penting atau bangunan-bangunan penting peninggalan sejarah. yang diadakan oleh Swiss Foundation. Penetapan tersebut dapat berubah tergantung dari hasil voting, sedangkan penetapan Candi Borobudur sebagai Warisan Budaya Dunia ditetapkan oleh UNESCO yang merupakan organisasi internasional di bawah PPB dan mengurusi segala hal yang berhubungan dengan pendidikan, sains, dan kebudayaan dalam rangka meningkatkan rasa saling menghormati yang berlandaskan pada keadilan, peraturan hukum, dan HAM. Jadi tidak perlu resah dan gelisah ketika Candi Borobudur tidak lagi ditetapkan sebagai Tujuh Keajaiban Dunia, namun banggalah ketika Candi Borobudur dan Kawasannya ditetapkan sebagai Warisan Budaya Dunia oleh UNESCO ^_^.

Sebagai sebuah Warisan Budaya Dunia, Candi Borobudur sangat ramai dikunjungi oleh wisatawan domestik maupun mancanegara terutama pada saat liburan panjang (peakseason). Pada kali ini, saya ingin membagi informasi mengenai rute menuju Candi Borobudur karena tidak semua calon pengunjung mengetahui rute menuju Candi Borobudur dan transportasi apa yang bisa mereka pakai untuk sampai ke Candi Borobudur.

Rute menuju Candi Borobudur tergantung dari arah mana perjalanan berawal. Secara umum, rute transportasi menuju Candi Borobudur dapat melewati jalur-jalur berikut ini :

Dari arah Yogyakarta  

Bus Borobudur

Transportasi umum baik dari Terminal Giwangan maupun Terminal Jombor dapat menaiki bus umum (bus kecil) menuju Borobudur diantaranya yaitu Cemara Tunggal, Gading Indah, dan Ragil Kuning. Pemberhentian akhir bus ini adalah di Terminal Borobudur, jadi tidak perlu kuatir ketika ketiduran di dalam bus karena tetap akan sampai di Candi Borobudur ^_^. Tarif bus Borobudur ini untuk wisatawan biasanya adalah Rp 20.000,00 – Rp 25.000,00. Lama perjalanan dari Terminal Jombor diperkirakan 45 menit – 1 jam.
20160415_064916   IMG-20160414-WA0014

Bus Yogyakarta – Semarang

Ketika tidak menemukan Bus Borobudur, perjalanan menuju Candi Borobudur dapat dicapai dengan naik bus Yogyakarta – Semarang dan berhenti di Terminal Muntilan dan pertigaan Palbapang (bilang ke kondektur busnya yaa ^_^). Di Palbapang inilah, akan terlihat gerbang selamat datang menuju Kawasan Borobudur. Dari Terminal Muntilan ataupun pertigaan Palbapang, perjalanan dapat dilanjutkan dengan Bus Borobudur (bisa juga dengan bus Bhara Putra) sampai di Terminal Borobudur.

Dari arah Bandara Adi Sucipto atau Stasiun Tugu Yogyakarta

Bagi pengunjung yang berangkat dari Bandara Adi Sucipto maupun Stasiun Tugu Yogyakarta, alternatif menuju Candi Borobudur ada beberapa macam diantaranya yaitu :

  • Naik bus trans jogja menuju Terminal Jombor dan berganti Bus Borobudur.
  • Naik DAMRI dan turun di pertigaan Palbapang kemudian berganti Bus Borobudur. Tarif DAMRI Yogyakarta – Magelang sekitar Rp 45.000,00.

Lama waktu perjalanan kurang lebih 1 jam. Perjalanan dari arah Yogyakarta ini, selain menuju Candi Borobudur juga dapat mampir berkunjung ke Candi Mendut dan Candi Pawon. Letak Candi Mendut berada di pinggir jalan utama dan mudah terlihat, namun letak dari Candi Pawon berada di tengah pemukiman warga sehingga harus berjalan kaki kurang lebih 5 menit setelah berhenti di pertigaan Dusun Brojonalan (setelah jembatan dan Patung Sukarno Hatta).

IMG-20160414-WA0002

Arah menuju pertigaan Brojonalan

Dari arah Semarang

  1. Ketika naik bus umum maupun bus patas Semarang Yogyakarta, dapat turun di Terminal Tidar maupun pertigaan Blondo kemudian berganti dengan angkutan umum (warna biru orange cerah) untuk menuju pemberhentian akhir di Terminal Borobudur
  2. Jika tidak, perjalanan dari Semarang dapat turun di Palbapang kemudian berganti transportasi dengan Bus Borobudur sampai di Terminal Borobudur.

Lama waktu tempuh kurang lebih 15 menit sampai Terminal Borobudur.

IMG-20160414-WA0010    IMG-20160414-WA0015
Dari arah Salaman

Dapat menggunakan transportasi bus umum Purba Putra atau angkutan umum Salaman – Terminal Borobudur.

Pemberhentian terakhir sarana transportasi umum ke Candi Borobudur adalah di Terminal Borobudur yang letaknya bersebelahan dengan Pasar Tradisional Borobudur. Di terminal inilah, perjalanan dapat dilanjutkan menuju Candi Borobudur dengan berjalan kaki, naik ojek, andong, maupun becak. Jika berjalan kaki, waktu yang dibutuhkan adalah sekitar 5 – 10 menit menuju loket tiket masuk Candi Borobudur.

       IMG-20160414-WA0008   IMG-20160414-WA0012

Semoga tulisan ini dapat memberikan gambaran perjalanan menuju Candi Borobudur, untuk Candi Borobudur, Candi Mendut, dan Candi Pawon akan ada tulisan tersendiri mengenai gambaran umum candi dan atraksi yang dapat dinikmati di ketiga candi tersebut. Selamat berkunjung ke salah satu Situs Warisan Dunia ini dan have fun yaaa ^_^

Author: 

Seseorang yang mencoba untuk selalu menjadi lebih baik lagi

No Responses

Leave a Reply