Bagaimana prosedur kalau mau penelitian di Candi Borobudur, Candi Mendut, dan Candi Pawon?? Pengen dokumentasi candi dengan drone, boleh tidak ya??

 2016, News

Judul yang sangat menarik untuk dibahas karena dewasa ini banyak sekali aktivitas maupun kepentingan-kepentingan khusus yang ditujukan dan berada di area Candi Borobudur, Candi Mendut, dan Candi Pawon. Sebagai cagar budaya, ketiga candi tersebut memang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Hal ini telah diatur oleh Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya.

Pemanfaatan dimaksud adalah bahwa ketiga candi maupun cagar budaya lainnya dapat dimanfaatkan untuk kepentingan-kepentingan di bawah ini :

Agama

Sebagai dead monument, ketiga candi masih dimanfaatkan untuk tempat sembahyang umat agama tertentu (tidak terbatas pada umat Budha saja). Hal ini seringkali ditemui ketika terdapat wisata ziarah, baik oleh turis dalam negeri maupun mancanegara. Dalam skala nasional bahkan internasional, dilaksanakan setahun sekali yaitu saat perayaan Tri Suci Waisak yang menarik minat pengunjung wisata maupun umat Budha di seluruh penjuru dunia.

ziarah pengunjung Candi Borobudur

ziarah pengunjung Candi Borobudur

 

Sosial

Masyarakat sekitar candi setiap tahun melaksanakan kegiatan Ruwat Rawat Borobudur yang melibatkan semua elemen masyarakat dan terdiri dari beberapa rangkaian kegiatan diantaranya festival kesenian rakyat, kirab budaya, pentas kesenian rakyat dan sendratari “Kidung Karmawibangga”. Selain itu, dilaksanakan pula kegiatan bakti sosial dan pengobatan gratis sebagai rangkaian prosesi Tri Suci Waisak setiap tahun.

Pendidikan

Pemerintah sangat mendukung pemanfaatan ketiga candi sebagai sarana edukasi atau pendidikan bagi anak sekolah di semua tingkatan termasuk bagi masyarakat. Balai Konservasi Borobudur mendukung kegiatan tersebut salah satunya melalui pelayanan dan pendampingan kunjungan edukasi anak sekolah.

IMG_1962

Pendampingan kunjungan edukasi siswa SD Kebonsari

Pendampingan kunjungan edukasi siswa SD Kebonsari

 

pendampingan kunjungan sosialisasi anak TK

pendampingan kunjungan sosialisasi anak TK

 

Ilmu pengetahuan

Banyak pula pemanfaatan di bidang ilmu pengetahuan yang menjadikan ketiga candi sebagai obyek penelitian, kajian, survey, maupun kegiatan pendukung peningkatan ilmu pengetahuan lainnya. Candi Borobudur, Candi Mendut, Candi Pawon, dan lingkungannya merupakan obyek yang sarat dengan pengetahuan multi disiplin ilmu.

Teknologi

Pemanfaatan ketiga candi secara teknologi misalnya dapat dilaksanakan dengan penelitian maupun percobaan berdasarkan kajian relief-relief di ketiga candi

Kebudayaan

Di bidang kebudayaan, ketiga candi dimanfaatkan sebagai lokasi pementasan Sendratari Mahakarya Borobudur (Zona I), promosi kebudayaan, pameran kebudayaan, dan kegiatan di bidang kebudayaan lainnya.

Pariwisata

Candi Borobudur, Candi Mendut, dan Candi Pawon saat ini dimanfaatkan sebagai obyek wisata yang sangat menarik bagi pengunjung domestik maupun mancanegara. Pedokumentasian maupun pemotretan dalam rangka promosi wisata juga didukung oleh pemerintah, dengan melalui izin pengelola dan tetap memperhatikan pelestarian ketiga candi.

Lalu bagaimana jika ingin melaksanakan penelitian di Candi Borobudur? Bolehkah melakukan pendokumentasian dengan menggunakan drone di candi??

PETA ZONASI

Sebelum mengajukan permohonan izin, akan lebih baik jika mengetahui terlebih dahulu peta zonasi Candi Borobudur karena pada dasarnya terdapat 2 (dua) pengelola Candi Borobudur yaitu Balai Konservasi Borobudur sebagai pengelola Zona I, sedangkan PT. Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko Unit Borobudur sebagai pengelola Zona II (lampiran peta di bawah). Hal ini terkait dengan hal-hal sebagai berikut :

  1. Jika kegiatan akan dilaksanakan di Zona I, maka pengajuan permohonan ijin dapat disampaikan kepada Direktur Warisan dan Diplomasi Budaya maupun Kepala Balai Konservasi Borobudur
  2. Jika kegiatan akan dilaksanakan di Zona II, maka pengajuan permohonan ijin disampaikan kepada Pimpinan PT. Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko.

Zona 1-2 Borobudur

Ketiga candi, terutama Candi Borobudur merupakan mahakarya sejarah Indonesia yang sangat dikagumi oleh semua masyarakat baik di Indonesia maupun di dunia. Jawaban dari pertanyaan di atas adalah sebagai berikut :

Pasal 85 ayat (1)

Pemerintah, Pemerintah Daerah, dan setiap orang dapat memanfaatkan Cagar Budaya untuk kepentingan agama, sosial, pendidikan, ilmu pengetahuan, teknologi, kebudayaan, dan pariwisata.

Pasal 87 ayat (2)

Pemanfaatan Cagar Budaya sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan dengan izin Pemerintah atau Pemerintah Daerah sesuai dengan peringkat Cagar Budaya dan/atau masyarakat hukum adat yang memiliki dan/atau menguasainya.

Dapat disimpulkan bahwa Candi Borobudur, Candi Mendut, dan Candi Pawon dapat dimanfaatkan untuk kepentingan-kepentingan yang telah tersebut di atas dengan izin pemerintah, dalam hal ini dikarenakan ketiga candi merupakan Cagar Budaya Peringkat Nasional dan Warisan Budaya Dunia maka wewenang pemberian izin berada di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Menteri yang membawahi bidang kebudayaan memberikan izin melalui Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya.

Lalu bagaimana prosedur pemberian izinnya??

Jika dilaksanakan di Zona I, maka pihak yang berkepentingan dapat mengajukan permohonan izin kepada :

  1. Direktur Warisan dan Diplomasi Budaya

Perizinan kegiatan pemanfaatan ditujukan kepada Direktur Warisan dan Diplomasi Budaya jika kegiatan yang akan dilaksanakan merupakan kegiatan berskala besar atau nasional dan internasional, misalnya kegiatan Tri Suci Waisak, penelitian oleh WNA, pemotretan atau pendokumentasian oleh WNI maupun WNA, dan kegiatan lainnya. Alamat pengajuan :

Direktur Warisan dan Diplomasi Budaya

Direktorat Jenderal Kebudayaan

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Alamat :

Gedung E – Lt. X, Komplek Kemendikbud – Jakarta 10270

Telp. (021) 5725564/ 5725047

Email   : div.heritage@gmail.com

  1. Kepala Balai Konservasi Borobudur

Perizinan kegiatan pemanfaatan dapat ditujukan kepada Kepala Balai Konservasi Borobudur jika lingkup kegiatan pemanfaatan yang akan dilaksanakan dalam skala kecil atau regional, misalnya kunjungan edukasi anak sekolah, permohonan magang/survey/penelitian/tugas akhir oleh mahasiswa, pemanfaatan oleh masyarakat sekitar ketiga candi, dan kegiatan skala kecil lainnya. Alamat pengajuan

Kepala Balai Konservasi Borobudur

Jln. Badrawati, Borobudur – Magelang 56553

Telp. (0293) 788225, 788175

Fax. (0293) 788367

Email   : konservasiborobudur@yahoo.com

Dalam surat permohonan perizinan (kop surat resmi), kurang lebih memuat hal-hal sebagai berikut :

  1. Pemohon
  2. Kegiatan yang akan dilaksanakan
  3. Waktu pelaksanaan
  4. Jumlah personil (pada permohonan tertentu diwajibkan melampirkan kartu identitas personil)
  5. Sarana dan prasarana yang akan digunakan
  6. Dan hal lain yang dibutuhkan (tergantung kepentingan yang diajukan).

Jangka waktu proses permohonan ijin kurang lebih 5 (hari) kerja dan diharapkan ijin kegiatan diajukan minimal 2 (dua) minggu sebelum pelaksanaan kegiatan. Ketika permohonan ijin disetujui, maka pihak pelaksana wajib berkoordinasi dengan Balai Konservasi Borobudur terkait dengan teknis pelaksanaan di lapangan. Selama pelaksanaan kegiatan, wajib didampingi oleh staf Pokja Pemanfaatan dan Layanan Masyarakat dan/atau staf Pokja Pengamanan Balai Konservasi Borobudur.

Untuk ijin penggunaan drone, ketika ijin lokasi sudah diberikan maka wajib mengajukan perizinan penggunaan drone kepada kepolisian setempat untuk pengambilan gambar atau dokumentasi di luar Zona I (Kapolsek Borobudur). Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi kontak di blog ^_^

pemandu in action hahaha ^_^

pemandu in action hahaha ^_^

Author: 

Seseorang yang mencoba untuk selalu menjadi lebih baik lagi

No Responses

Leave a Reply