Hiii Gajah Putih ^_^

 2016, Jelajah

Sesuatu yang sangat menyenangkan ketika di satu ketika mendapat pertanyaan “ nduk, mau liburan ke luar negeri ta? Masih ada 3 voucher tiket murah ini pp 1 jt”
Langsung menjawab “mau, ambil buat kita liburan hahaha. Eh tapi kmn itu? Kok bisa cuma 1 jt pp?”
“Iya, ini ada temen yg kerja di maskapai dan ngejual jatah voucher tiket bonusannya makanya bisa murah. Kita ambil ta? Destinasi bisa ke Thailand, Malaysia, Vietnam. Mau pilih yang mana? pas longweekend jg ini. Mumpung dapet murah dan bisa pergi rame2 hahaha” balas suara di seberang
“Deal, ambil. Kita ke Thailand. Yang penting dapet tiket dulu, soal di sananya bsk gmn urusan belakangan hahaha. Kita nabung dulu kan bisa :-D” jawabku

Obrolan singkat yang ternyata tanpa disangka akhirnya memberangkatkan kami hingga ke negeri seberang hahaha. Yah, bisa dibilang kalau perjalanan kali ini adalah yang pertama kalinya buat saya namun tidak bagi teman2 seperjalanan saya yang lain. Karena di perjalanan ini pula lah saya kembali mendapat teman-teman baru ^_^

Oke, cerita dimulai ketika ada tawaran voucher tiket murah dan memang masih ada 3 untuk saya sendiri, Wahyu dan sang suami (Arfian). Total yang mendapat “duren runtuh” untuk holiday kali ini sebenarnya ada 9 (sembilan) orang namun di saat-saat terakhir 2 (dua) orang yang notabene adalah suami istri membatalkan keberangkatannya dikarenakan ada kunjungan keluarga dan tiket pun hangus (so sad ). Alhasil, kami ber7 lah yang berangkat untuk berlibur yey yey yey

Malam setelah menikmati Holiday I di Kota Pahlawan, kami berkemas seefisien dan seminimal mungkin dg hanya membawa 1 ransel (niatnya kan backpackeran tapi paket wisata hahaha). Oh iya, awal mulanya kami ingin backpacker namun dikarenakan kami masih sama2 belum saling mengenal dengan 4 (empat) orang lainnya dan takutnya ada yang tidak cocok plus yang ikut adalah big bos big bos jadi kami akhirnya menjatuhkan pilihan untuk ikut paket wisata.

Kami ber3 bertemu dengan mereka ber4 di sebuah kafe di bandara, karena saya sendiri yang bukan merupakan pegawai Pemkot Surabaya akhirnya jadi berkenalan satu persatu (nambah temen baru nih ^_^). Mereka ber4 adalah Bos Hotlan, Mas Rofi, Mas Mico, dan Mas Fajar. Karena waktu keberangkatan masih lumayan lama, jadi 2 orang dari kami yang menawarkan diri check inuntuk semua sedangkan yang lainnya tetap menunggu di kafe. Ngobrol ngalor ngidul ngetan ngulon sampai akhirnya waktu mendekati keberangkatan dan akhirnya kami menuju gate keberangkatan internasional untuk boarding.

Pukul 11.00 WIB kami take off menuju negeri Gajah Putih yang ditempuh selama kurang lebih 4 jam (tanpa perbedaan waktu). Alhasil untuk menikmati lamanya perjalanan di dalam pesawat, hal yang bisa saya lakukan hanyalah dengan tiduuuurrr hahaha
Hampir pukul 4 sore pesawat mendarat di Bandara Don Muang, Thailand dan kami segera disambut oleh guide kami namanya Jack Lin namun dengan logatnya terdengar seperti Check Lin hahaha. Dengan logat kami pula, kami memanggilnya mbak Jack Lin:-D

Thailand benar-benar so hot ketika kami keluar menuju mobil di parkiran yang memang dekat dengan pintu kedatangan dan kami baru mengetahui ternyata ada miskomunikasi antara di mbak dengan drivernya, si mas driver ada di Bandara Suvarnabhumi yang jarak tempuhnya 1 jam dari bandara kami karena dia mengira kami mendarat di Bandara Suvarnabhumi. Akhirnya kami kembali ke dalam bandara yang ada AC karena di luar sangat sangatlah panas. Tidak lupa juga kami membeli kartu perdana Thailand seharga 300 Bath (kurang lebih 120rb) yang disediakan oleh si mbak. Sambil menunggu, kami sholat jamak Dzuhur dan Ashar bergantian.

1 jam kemudian, mobil penjemput akhirnya datang juga dan kami langsung masuk ke dalam mobil dan alangkah leganya ketika AC di dalam mobil sangat dingin sehingga kami merasa tidak kepanasan dan sangat nyaman. Karena waktu yang sudah terlalu sore dan diperkirakan kami tidak akan sempat ke Floating Market, akhirnya kami memutuskan di Pattaya kami akan menyaksikan Kabaret “Para Wanita Cantik” yang memang terkenal di negeri Gajah Putih ini.

Perjalanan menuju Pattaya kurang lebih 1 – 2 jam dan kami sampai di sana sudah malam. Berencana sambil mencari makan malam yang halal, namun sepanjang jalan kami sulit menemukannya. Akhirnya kami memutuskan untuk ke gedung kabaret dulu membeli tiket, setelah itu baru ke Mc D untuk makan malam (pilihan terakhir karena waktu yang sudah mepet dengan waktu pertunjukkan). Harga menu di Mc D bisa disetarakan dengan 60rb – 80 rb per menu dan itupun kami mengalami kesulitan komunikasi krn mbak mbak mas mas pramusaji Mc D hanya bisa berbahasa Thailand, dengan bahasa Inggris pun kami sulit berkomunikasi dengan mereka. Entah kenapa saya dan teman-teman juga merasa tidak cocok dengan rasa saos pedas yang disediakan, saos pedas tapi rasanya asam asam aneh gimana gitu. Disarankan untuk temen-temen yang backpacker ke Thailand bawa saus sambel sachet aja deh dari negeri sendiri hahaha -_-“

gak di sini, gak di sono makanannya tetep ajah hahaha

gak di sini, gak di sono makanannya tetep ajah hahaha

Setelah menikmati makan malam, kami kembali ke gedung kabaret dan menikmati pertunjukkan di sana. Oiya untuk harga tiketnya 700 Bath ya (280rb), mahal emang tapi gak papa lah mumpung sudah sampai di Thailand hahaha. Komentar kami ketika menikmati pertunjukkan “wwaaaoooooo cantik cantik yaaaa, bajunya bagus bagus yaaaaa hahaha”. Bahkan selama pertunjukkan berlangsung, saya dan Wahyu hanya tebak-tebakkan soal si pemain kabaret perempuan ataukah laki-laki hahaha

Acara kabaret lebih kepada penampilan tarian secara tematik antar negara, dari Thailand, Korea, India, Indonesia, dan banyak negara lain. Selesai acara, kami baru tahu dari Mbak Jack Lin kalo ternyata para pemain kabaret semuanya adalah laki-laki >wwaooooo wkwkwkw<. Shock sekaligus kagum mereka bisa sangat cantik dengan tinggi semampai yang aduhai banget. Bahkan saya menyempatkan diri untuk foto bersama salah satu pemain dengan memberikan tarif foto 40 Bath (16rb) hahaha. Ni para lelaki seperjalanan tidak ada yang berani mendekat karena mereka semua merasa tidak nyaman dengan dandanan para “laki-laki cantik” ini, hanya Mas Rofi yang mau mendekat dan itu pun untuk jebret saya dengan si “laki-laki cantik” hahaha.

hihihi

hihihi

hihihi

hihihi

 

Selesai menikmati pertunjukkan, kami diantar menuju hotel untuk bermalam. Yah lumayan lah hotel yang kami datangi, ya standard hotel bintang 3 kalo di Indonesia. Karena jumlah ganjil, alhasil dapat kamar sendiri deh hahaha yey yey yey. Saya, wahyu dan suami memutuskan untuk beristirahat karena besuk perjalanan kami masih panjang namun 4 orang temen yang lain masih ingin jalan-jalan menikmati Pattaya di malam hari dengan mencoba mengendarai tuk tuk. Yah selamat menikmati malam syahdu di Pattaya saja lah ^_^.

Rincian pengeluaran pribadi di Day I (exclude tiket dan paket wisata)
Beli simcard baru 120 Bath
Makan malam (Mc D) 25 Bath
Tiket kabaret show 270 Bath
Total pengeluaran 415 Bath (Rp 161.000,00)
• 1 Bath = 388 rupiah

Author: 

Seseorang yang mencoba untuk selalu menjadi lebih baik lagi

No Responses

Leave a Reply